ngomong belibet dan intonasi cepat
Itulah kebiasaanku klo lagi ngomong. Kadang sering tidak sadar kalau omonganku itu terlalu cepat. akhirnya, lawan bicaraku hanya terdiam dan berusaha menerka serta menganalisa apa yang aku omongkan. Fiuhhh.. *_*
Seperti sore ini saat aku harus berbicara dihadapan 6 adik-adikku. Salah satu dari mereka ada yang terdiam saat aku berbicara. kyaa -_- tapi alhamdulillah yang lain bisa menyimak dengan tatapan lekat ke arah ku. Duh.. makasih ya adik2ku.. Kakak juga lagi belajar menjadi lebih baik lagi :)
Berhadapan dengan anak-anak sekolah, perlu energi ekstra dibandingkan dengan yang lebih senior. Semangat mereka dalam menimba ilmu subhanallah besar. Coba saja beri pancingan sedikit materi, lihatlah ntar bagaimana mereka memberondong kita dengan pertanyaan-pertanyaan. Jika kita gak siap amunisi ekstra, pastilah bakal susah meladeni mereka. Wuah, bener-bener gaya bebas dah tanyanya...
Mesti banyak baca, mesti banyak nanya lagi aku.. Mesti nambah lagi bahan bacaan dan orang-orang yang bisa aku berondong dengan pertanyaan-pertanyaanku.. Hehe.. Ya Rabb, bantu aku untuk menambah ilmuku. Dan bantu aku untuk konsisten dengan yang aku ucapkan. Tak ingin hanya mengucapkan kebaikan tanpa amalan terhadap apa yang aku sampaikan.. Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim, bantu aku ya :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.