Today's Words

“Barang siapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.” (HR Muslim)

Minggu, 27 Februari 2011

sebuah ongkos

Tadi jadi panitia walimahan sahabat.
Aku melihat sebuah gedung yang interiornya tertata rapi. Pelaminannya tampak megah dan cantik. Keluarga mempelai memakai seragam brokat (untuk wanita) warna pink gelap yang sangaaatttthhhh cuantik *lebay, sampe aku jadi naksir sama brokatnya. Trus makanan yang beraneka ragam. Tamu-tamu juga gak kalah heboh. Buanyaakkk bgt.
Dan aku bertanya pada sahabatku lainnya yang duduk disebelahku..
"Klo di sini, kira-kira habis berapa ya??".
Dia menjawab "hampir seratus juta kali mbak".
Dan aku terkejut "whuatt???".
Aku membayangkan bahwa dengan uang segitu aku bisa nyicil beli rumah pasca nikah dan mengisi perabot di dalamnya.
"Hahh...muahal sekali yaaaa", gumamku.
"Wedeww... kayaknya harus nabung ni", ucapku ke sahabatku itu.
"Bangka gitu lo mbak, smua mahal".
"Ya, kayaknya klo dluar bangka juga habisnya segitu kali ya", gumamku lagi.
Teringat rabu kemarin menemani temanku yang berbelanja pakaian seragam buat acara nikahannya. Dia habis 700rb untuk beli satu kodi hem batik. Satuannya cukup murah dan sebanding dengan kualitasnya. Aku menggumam dalam hati "Klo mau yg lebih bagus lagi, berarti lebih buanyak lagi yang harus aku keluarkan yaa..hhmm..", aku mulai berkalkulasi.
Aku mikir, semuanya tampak muahal dan ribet. Ughh... Padahal aku sendiri hanya menginginkan sebuah pernikahan yang simpel, someday. Nikah, that's all! Dan kemudian mengarungi kehidupan baru itu dengan senyuman tanpa pikiran banyaknya uang yang telah dihabiskan untuk acara "kemarin".
Tapi, aku juga menginginkan gaun yang indah untuk akadku ntar. Gaun warna putih gading akan sangat cantik. Dan, Untuk resepsi kayaknya gaun yang lebih berwarna ditambahi obi dengan warna kontras dengan kebaya. Aku ingin marun dan gold. Atau mungkin warna merah bata dan gold? *bingungsendiri. It would be so sophisticated ^^ Haiyyaa..stop, stop,udah mengkhayal aja nih. wkwk..
Dan tersisa seonggok pikiran dalam otakku akan ongkos sebuah acara syukuran pernikahan a.k.a walimatul ursy. Harus banyak-banyak menabung. Klo sekarang aku mikirnya semua angka itu adalah beban dan ribetttt banget ngurusiacaranya, mungkin saatnya nanti aku akan melupakan semuanya itu. Yang terpikirkan hanya bagaimana agar membuat momen sekali seumur hidupku itu menjadi yang paliinnggg indah.
Satu lagi, aku pun tak tahu dimana aku akan menyelenggarakan acara nikahanku ntar. Aku hidup lama di Samarinda, tapi keluarga besarku di Surabaya, tapi aku sekarang tinggal di Pangkalpinang, arhhh..... blom apa-apa dah bingung sendiri.xixi..
Ah, sudah lupakan.. Allah pasti sudah mengatur semuanya. Tinggal kita aja yang berusaha sekarng untuk yang terbaik nantinya. Apa itu?? memperbaiki diri supaya dapat -orang- yang terbaik, menabung untuk biaya nikah, dan... membayangkan dan merancang gaun untuk acara itu *haha.. ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.