Semalam saya dan mbak Indah ke B**ma untuk berbelanja. Saat lagi pilih-pilih barang, tiba-tiba lampu di pusat perbelanjaan itu dan daerah sekitarnya mati. Blep!! Seketika gelap. Gak ada yang aneh sampai beberapa detik kemudian ada suara tangis meledak dari balik rak etalase.
Usut punya usut ternyata itu suara salah satu SPG yang nangis karena takut gelap. "Wedeww... gitu aja kok nangis..", dalam hatiku.
Sementara mbak Indah yang disampingku dengan santai bilang "Sudah gak usah takut, ada orang kok disini. Mbaknya gak sendirian..."
"Heehh??", pikirku saat mendengar itu sambil berfikir bahwa ternyata reaksiku dan reaksi mbak Indah berbeda. Haha..
Mbak Indah berusaha menenangkan dengan kata-kata menghibur tadi. Sementara aku, aku berfikir bahwa tu mbak lebay deh..gelap aja kok sampe nangis heboh -_- Hehe.. Dan kalau pun aku harus berkata-kata untuk menghiburnya, mungkin yang keluar adalah "Mbak kenapa kok nangis? ayo mbak yang kuat, jangan nangis.. " dengan ekspresi bersemangat. Atau dengan kata yang lebih dalem "Come on, masak gini aja nangis?". Haha..
Bukannya aku kejam ya dengan kata-kata itu. Aku juga kemarin sempat berfikir sapa tau itu mbak ada trauma dengan yang namanya kegelapan. Mungkin di masa sebelumnya ia pernah punya pengalaman buruk tentang kegelapan. Namun diluar faktor itu, aku hanya ingin seseorang itu gak terlalu lebay, menjadi berani dan kuat! Gak takut sama hal-hal yang emang gak perlu ditakuti.
Semua wanita memimpikan menjadi seorang ibu. Apa yang terjadi jika si ibu takut gelap? Saat anak-anaknya mencari perlindungan dan arahan saat gelap, eh ibunya malah menangis sejadi-jadinya...wkwkwk...
Yang pasti kita harus bisa dan belajar menjadi pribadi yang kuat dan berani, sebisanya! Jika hal itu susah untuk kita, dengan alasan keberanian itu demi diri kita sendiri.. Maka jadikanlah orang-orang yang mencintai kita, yang kita cintai, sebagai alasannya. Untuk mereka kita harus menjadi pribadi yang mandiri, berani, dan kuat. Untuk mereka, kita berusaha menjadi harapan kala tak ada lain yang bisa diharapkan..
Semoga kita mampu, amin...!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.