"Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah." Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya."
Lalu apa arti dari rabbani? Imam Ibn Jarir al-Thabari yang dikenal dengan sebutan Imamul Mufassirin mengatakan bahwa rabbani adalah seseorang yang memenuhi beberapa kualifikasi yaitu:
- Faqih, dalam arti memahami agama Islam dengan sangat baik.
- Alim, dalam arti memiliki ilmu pengetahuan
- Bashir bis siyasah ('melek' politik)
- Bashir bit tadbir ('melek' manajemen)
- Qaim bi syu-un al-ra'iyah bima yuslihuhum fi dun-yahum wa dinihim (melaksanakan segala urusan rakyat yang mendatangkan kemaslahatan mereka, baik dalam urusan dunia maupun agama)
Nah, itu tentang rabbani. Semoga kita semua terpacu dan bersungguh-sungguh menjadi bagian dari generasi rabbani itu. Aamiin. :)
Sumber: Manhaj Tarbiyah 1433
Berbagi informasi tentang Manusia Rabbani
BalasHapushttp://sabilirusda.blogspot.com
terima kasih tambahan referensinya pak :)
Hapus