Menindaklanjuti dompetku yang raib entah kemana di hari Senin, hari Selasa siang aku meluncur ke Polsek Coblong. Letaknya di dekat LIPI di jurusan angkot Cisitu. Polisinya ramah dan aku berhasil membuat Surat Kehilangan beserta 8 lembar legalisirnya dengan gratis :D Hari Kamis bareng-bareng Elwi maen ke Samsat Bandung Barat untuk cek fisik kendaraan. Rencananya hasil cek fisik mau aku gunakan sebagai pelengkap untuk mengganti STNK yang hilang. KTP dan SIM yang hilang, aku masih ada fotocopyannya. Dan untuk semua kartu plastik keuanganku, aku mau mengurusnya secepatnya ke Bank terkait..
Aku sudah cerita kan, Senin malam aku dua kali mimpi ketemu sama dompetku? Semua kartu ada tapi uangnya gak ada. Nah, ternyata mimpi itu berlanjut sampe kamis malam.. Hari Jum'atnya aku membatin dalam hati "Ya Allah, kenapa Kau masih ingatkan aku sama dompetku itu... Udah, gak papa kok klo emang harus ilang..", *pasrah mode on :$. Dan tepat jam 8.30 pagi, ada orang kampus yang menelpon aku. Dia bilang kalau dia menemukan dompetku di gedung Magister Seni Rupa. Subhanallah.. Langsung deh aku mengucap syukur dan bilang akan segera mengambilnya. Kututup telepon dan sujud syukur... "Alhamdulillah Ya Allah.. Kau masih mempertemukan aku lagi dengan dompetku itu". Padahal aku hari Jum'at itu sudah berniat mo keliling-keliling buat mengurus semua kartu yang hilang lho.. :)
Sebelum sholat Jum'at aku mampir ke Bapak yang menemukan dompetku. Ia bilang ia menemukannya sewaktu menyapu sekitar gedung. Dan setelah di cek, semua uang lenyap tapi kartu-kartu beserta STNK didalamnya masih ada. Just like what i've dreamed in the last 4 nights...
Subhanallah, wal hamdulillah.. :)
wah..alhamdulillah yah mba...masih ada yang bisa disyukuri....
BalasHapuslain nih sekarang yang ceritanya isinya melulu soal bandung...hehehehe....
iya, selalu ada yang bisa disyukuri..hehe..
BalasHapushaha..iya nih isinya bandung melulu..mengikuti posisi blogger berada :D