![]() |
| saya ungu, dia pink |
Membantu, buat saya tidak harus dengan selalu pergi kemana-mana atau melakukan apa-apa bersama-sama. Suatu waktu saya membiarkan ia melakukan suatu hal sendiri. Saya yakin itu bagus daripada saya selalu mendampinginya kemanapun ia pergi. Wkwk.. Misal, saya ingin ia bisa pergi keluar sendiri dan bisa mengingat jalan-jalan di kota ini. Saya merasa ia agak lemah dalam hal navigasi, tapi saya yakin ia bisa kalau dilatih. Dan untuk itu saya biarkan ia pergi sendirian. Hehe.. Meski tanpa saya disisinya, tapi do'a saya tak kunjung berhenti semoga ia sampai di tujuan dengan selamat dan tidak nyasar kemana-mana :D
Hari ini kami menghabiskan waktu sampai isya di kampus. Dari jam 09.00 pagi sampai jam 15.00 menikmati kuliah di kampus. Setelah jam 15.00, kami nongkrong di Comlab untuk mengerjakan tugas. Apa daya, WiLAN Comlab lagi bermasalah dan dengan terpaksa jadinya malah ngenet dan nge-facebook pake modem. Huahahaaa... Hujan sore tadi berlangsung cukup lama. Jadi, kami memutuskan untuk sholat maghrib aja di kampus dan pulang sesudahnya..
Mendekati jam 17.30 kami pergi ke Salman untuk sholat maghrib. Abis maghrib kami makan malam bersama di Black Romantic belakang Salman. Hujan masih rintik-rintik kala itu.. Alhamdulillah ia membawa payung sehingga bisa dipakai agar kami terhindar dari tetesan-tetesan air nan sejuk yang membuat badan kami agak menggigil.
Masih ditemani hujan rintik diluar dan suara TV yang bersiap menayangkan laga sepakbola Indonesia VS Malaysia.. Aku memilih nasi kebuli kambing yang sudah aku idam-idamkan semenjak maghrib. Dan ia memilih makanan berjudul nama seorang artis Hollywood. Entah kenapa diberi nama itu, gak nyambung blas sama bentuk makanannya :p Satu lagi, ia membeli eskrim goreng. Setelah semua makanan utama habis kami lahap, tiba giliran es krim goreng datang kehadapan kami. Seperti yang saya duga, kami menikmati es krim itu berdua Ia memang sering beli makanan untuk dimakan bersama. Sepertinya ia tahu bahwa saya tipe yang bisa menghabiskan makanan apa pun dihadapan saya. Mangkanya, meski porsi makannya sering lebih dikit dari saya, ia gak masalah memilih makanan dengan porsi besar karena akan ada saya yang siap menghabiskannya. Heuheuheu :D
Selama makan es krim itu, aku merenung dalam hati, betapa Allah dengan kuasaNya yang besar telah mempertemukan aku dengan saudariku itu. Di kota perantauan kami ini, kami dibuatNya untuk
Sering kami berdiskusi dan berbagi apa pun cerita yang kami miliki. Sering canda tawa mewarnai keseharian. Selain itu, hujan-hujanan naik motor, sholat ke masjid, lembur ngerjain tugas yang deadline, wisata kuliner, jalan-jalan, sering kami lakukan bersama. Kami juga sering saling menyemangati dalam berbagai kegiatan yang kami masing-masing mahir. Banyak kesamaan yang kami miliki. Tapi ya itu tadi tetap saja ada yang bikin beda...kadang ketidaksabaran menghinggap dihati saya kalau harus menunggunya yang detil, rinci dan lama dalam melakukan sesuatu. Haha.. Entah ya dengan dirinya terhadap saya.. Saya tidak pernah melihat wajahnya menampakkan kekecewaan atau marah kepada saya.
Saya sangat bersyukur mengalami ini semua. Saya merasa bahwa Allah menguji kami berdua dengan keadaan ini. Keadaan dimana kami harus bisa survive hidup berdua. Saya yakin Allah membuat ini semua dengan suatu tujuan yang telah Ia rencanakan. "Setiap hal yang kita alami sekarang adalah sebuah cara Allah menyiapkan hambaNya untuk sesuatu hal yang lebih besar suatu saat nanti". Untuk itu, kami berdua harus bisa kompak dan selalu berbesar hati jika ada perbedaan menyempil.
Mungkin... (ini mungkin ya...) Allah mempertemukan kami untuk melatih saya dan dia agar bisa menjalani kehidupan "bersama orang lain" dengan baik. Yah, dimulai dengan latihan hidup berdua dengan sahabat, ini bermanfaat saat masing-masing dari kami nanti hidup berdua dengan pendamping kami. Hidup bersama dengan dua kepala itu gak mudah lho.. Apalagi yang hidup bareng adalah laki-laki dan perempuan dengan berbagai macam perbedaan diantara keduanya :)Nah, semoga dengan survive-nya kami menjalani hidup bersama-sama ini nanti akan membantu kami untuk menggapai kehidupan yang lebih baik dengan lelaki sholeh yang telah dipersiapkan Allah untuk masing-masing dari kami..;)
Alhamdulillah.. Segala puji bagi Allah, Yang Maha Pemurah, atas segala yang rezeki yang Ia berikan kepada umatNya. Termasuk seorang saudari yang membuat saya belajar banyak hal darinya.. Makasih atas semuanya ukhti, maafkan kalau saudarimu ini pernah membuatmu kecewa. Mari kita saling menyemangati untuk kehidupan yang lebih baik dan lebih banyak lagi beribadah kepadaNya sehingga bisa menjadi hambaNya yang taat.
Love you so coz Allah ukh :$ semoga ukhuwah ini kekal sampai mengantarkan kita ke jannahNya. Amin..

subhanallah ya mba vinaaa,, bisa berpikir dengan positif sekali dengan selalu bersyukur :D
BalasHapuskalo aku mengangkat topik yang sama pasti cara memandangnya bakal beda banget (baca: ngomel) hihi... harus instropeksi diri dalam-dalam nih.. :)
makasi mba viiin atas pencerahannya :)
Bo'ong bgt klo gak ngomel sama sekali..xixi.. Awalnya ngomel2 sndiri dalam hati. Lama-lama, capek juga ya. ya udah, disabarin aja ^^
BalasHapusMakasih sama2 Da.. :)
hihiii...,,
BalasHapusbanyak nya sambil2 senyum sendiri..,, sapa yah yg selalu telat ngampus.., hahhaa...
namun the last,, jempol buat mb vin..,,
salam ukhuwah..
ralat..
BalasHapus*bacanya sambil2 senyum sendiri..
hehe.. kenapa jun? panjang bgt yak artikelnya..xixi :D salam jempol dan ukhuwah juga buat juni & ida ;)
BalasHapus