Sok..mangga.. ini adalah diary saya untuk pertemuan CM pekan lalu..
Pertemuan kemarin membahas tentang studi kasus perubahan organisasi di Maple Leaf Food (MLF) Company. Atas saran Miyashita, MLF menggunakan Six Sigma untuk manajemen perubahan perusahaan. Setahun setelah penerapan Six Sigma, 3 dari 11 IOC yang dimiliki MLF sudah merasakan manfaat dari Six Sigma.
Apa yang menarik dari kasus ini? Yang menarik adalah melihat bagaimana MLF mensosialisasikan rencana perubahan perusahaan ini kepada para pegawainya. MLF tidak serte merta langsung menerapkan Six Sigma di perusahaan. Atas pertimbangan pengalaman yang pernah dilewati MLF, McCain (CEO dari MLF) bersama Miyashita menggunakan masa 6 bulan sebelum penerapan Six Sigma untuk meningkatkan awareness pegawai MLF mengenai Six Sigma dan untuk mengurangi resistensi yang mungkin muncul. Jeffrey D. Ford dan Laurie W. Ford dalam sebuah paper yang berjudul Decoding Resistance to Change bisa kita gunakan sebagai referensi jika ingin mengetahui cara untuk memanfaatkan resistensi agar membuat perubahan menjadi lebih produktif.
Masa persiapan sebelum perubahan itu benar-benar diterapkan bisa kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah, seingat saya sering kali mengadakan masa sosialisasi sebelum peraturan baru diterapkan. Masih ingatkah Anda saat pemerintah mewajibkan penggunaan helm full face kepada pengendara motor roda dua beberapa tahun yang lalu? Pemerintah memberikan waktu bagi masyarakat untuk mengganti helm lamanya. Dalam beberapa event kegiatan, instansi pemerintah juga membagikan helm gratis (tentunya dengan jumlah terbatas) kepada masyarakat. Pemerintah juga kerap melakukan sosialisasi yang memunculkan awareness pengendara bahwa helm full face itu lebih menyelamatkan -jika terjadi insiden kecelakaan- dibanding helm lama yang hanya menutupi kepala bagian atas. Usaha-usaha pemerintah ini membuahkan hasil yang menggembirakan. Meski butuh waktu yang agak lama, namun perlahan pengendara motor mulai beralih kepada helm full face.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.